Rabu, 09 November 2011

Duri Dalam Hati

Entah harus darimana cerita ini dimulai, aku adalah seorang ibu rumah tangga yang sebentar lagi akan melanjutkan kuliah profesiku di awal tahun 2012 ini. Bisa dibilang saat ini, hanya menyandang ibu rumah tangga saja. Aktivitasku kebanyakan di rumah dari mengurus suamiku berangkat kerja, menemani mertua, bahkan melayani suamiku sehabis pulang kerja.
Kami baru menikah tanggal 15 Oktober yang lalu, pernikahan kami baru seusia jagung dengan riak-riak kecil rumah tangga yang kami bina.
Aku sadar masih memiliki keegoisan yang tinggi, ingin selalu dimengerti dan disayang. Tapi apa daya, mungkin karena kami pengantin baru mungkin semuanya egois. Suamiku sering sekali bernada tinggi, aku tidak terbiasa sehingga mengubah moodku jelek tiba-tiba. Apa aku yg harus mengerti dia? Ya Allah, ampuni aku jika suamiku tersakiti hatinya...
Malam ini akan ku penuhi maunya dan penuh rasa hormat dan minta maaf.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar